Danau ini terbentuk dari letusan raksasa ribuan tahun lalu. Tapi bagi masyarakat Sasak dan Bali di sekitar Rinjani, Segara Anak bukan sekadar fenomena geologis — ini tempat yang dianggap suci, tempat leluhur bersemayam.
Fakta Geologis: Bagaimana Danau Ini Terbentuk
Segara Anak adalah danau kawah (kaldera) yang terbentuk setelah letusan besar Gunung Rinjani purba runtuh membentuk cekungan raksasa. Gunung Barujari yang muncul di tengah danau adalah gunung anak yang masih aktif, terbentuk dari letusan-letusan setelahnya. Airnya berwarna biru kehijauan karena kandungan mineral vulkanik.
Cerita dan Kepercayaan Lokal
Masyarakat Sasak percaya Segara Anak adalah tempat bersemayam Dewi Anjani, sosok yang dipercaya menjaga Gunung Rinjani. Setiap tahun, ada tradisi pekelan — ritual melarung sesaji ke danau sebagai bentuk penghormatan. Umat Hindu Bali juga menganggap danau ini suci dan kerap melakukan upacara keagamaan di sini.
Kenapa Ini Penting Diketahui Pendaki
- Hormati area-area yang dipakai untuk ritual — jangan duduk atau berfoto sembarangan di titik yang ditandai sebagai tempat sesaji.
- Jangan buang sampah di danau — selain soal lingkungan, ini juga dianggap tidak menghormati tempat yang disucikan.
- Kalau kebetulan bertemu rombongan yang sedang ritual, beri ruang dan jangan mengganggu dengan foto dari jarak dekat tanpa izin.
Aktivitas di Sekitar Danau
| Aktivitas | Keterangan |
|---|---|
| Berendam air panas alami | Sumber air panas di tepi danau, dipercaya berkhasiat untuk kesehatan kulit |
| Memancing | Populasi ikan yang cukup untuk aktivitas santai para tamu |
| Camping tepi danau | Bagian dari paket 3D2N dan 4D3N kami |
Langkah Selanjutnya
Ingin merasakan langsung suasana Danau Segara Anak? Paket yang menyertakan camping di tepi danau bisa dilihat di 3D2N Sembalun-Senaru atau 4D3N Grand Rinjani Expedition untuk waktu lebih santai di sana.